by : Didi suardi
Alhamdulillah, aktifitas yang saya canangkan semuanya berjalan dengan lancar, walau tidak begitu sempurna. Saya senang sekali, allah begitu baik pada kita, bahkan kita tidak sanggup untuk menghitung semua kenikmatan yang allah telah berikan kepada kita selama ini. Saya baru mengerti betapa pentingnya hidup ini, betapa berhaganya waktu yang telah kita lewati, betapa besar kerugian, apa bila kita lalai untuk menjalankanya.
Aktifitas termin atau mahasiswa
Kenapa mereka (masisir’red) melihat itu lebih condong kepada menyibukan diri, membuang-membuang waktu dll. yang seharusnya waktu untuk itu lebih di titik beratkan kepada membaca buku atau mengikutu kuliyah-kuliyah seperti talaqi-an dan lain sebagainya.
Apakah aktifitas itu (aktifitas msisir red)? aktifitasnya adalah diskusi, menghadiri seminar, bedah buku, kajian rutinitas, kusus, menjadi pengurus, dan masih banyak lagi aktifitas lainya, dan jika kita mengikuti itu semaua serta melupakan tugas-tugas sebagai mahaisiswa azhari, kita benar-benar akan ketinggalan bahakan bisa jadi malapetaka bagi kita yang akan mengakibatkan terhambatnya kelulusan.
Lantas apa yang harus dilakukan seorang masisir, apakah harus diam di kamar, membaca buku saja ataukah ada hal yang lebih baik dari itu. Kalo menurut hemat saya “sepeti biasa kita menjalankan aktifitas sebagai mahasiswa juga diasamping itu tak boleh menafiakan aktifitas di luar itu, seperti yang telah saya sebutkan tadi, diskusi, kajian dll”. Karena seorang yang hanya bergaul dengan buku saja itu akan terlihat kaku dan cangung. Bisa jadi dia sanagt kompeten di salah satu bidang, tapi disilain apakah dia akan mampu bersosial dengan masyarakat sekitar, padahal tujuan kita adalah mensosialisasikan masyarakat itu sendiri.
Mungkin, saya ambil sebuah contoh, ada seorang yang bisa dikatkan cukup rajin dan prestasnya pun tidak diragukan lagi, dia paling lancanya dalam setudinya dibanding teman-temannya, tapi ketika ia berbidcara di depan publik begitu terlihat canggung dan kaku. Ini membukitlakan dua perkata antara aktifitas setudi dan penunjang lainya itu pun tak boleh ditiadakan.
Nah, jadi dari panjang lebar saya paprkan kesimpulanya hanya satu yaitu kesinambungan antara studi dan organisasi lainya. Tapi apa bila itu malah menggangu keseriusan kita dalam belajar sebaiknya kita pertimbangkan kembali.

No comments:
Post a Comment