By : Didi suardi
Tahun baru yang di nanti-natikan oleh setiap orang dari berbagai bagsa dan negara sudah menjadi teradisi umum dan yang merayakanya pun tidak terbatas hanya dengan pesta kemabang api saja, melainkan berbagai macam pertunjukan dipentaskan saat malam memasuki tahun baru.
Berbicara tentang kembang dan api, saya teringat berita tempo lalu yang terjadi di palestiana, ratusan orang menjadi korban termasuk diantaranya wanita dan anak kecil yang tidak berdosa atas kebiadaban
Pertanyaannya sekarang, bagaimana apa bila itu terjadi dengan kita?
Tahun baru kali ini adalah tahun yang cukup meriah karena selisih tahun baru masehi dan tahun baru hijriah begitu dekat, oleh sebab itu, kita sebagai orang islam bisa merayakannya secara bersamaan, berbagai acara mulai disuguhkan untuk mengisi dan merayakan hari kemenangan tersebut. Kita bahagia, kita gembira, dan kita tertawa. Disaat kita bahagia, gembira dan bahagia sodara kita yang di ujung sanah (sodara semuslim di palestin) menangis, menjerit dan ketakutan. itu pun pada hari yang sama, yaitu pada tahun baru.
Bagaimana kita menyikapinya? …

No comments:
Post a Comment