By : Didi suardi
Kata orang hidup adalah permasalahan, ada pula yang mengatakan hidup adalah cobaan/ujian, selain itu ada juga yang megatakan hidup adalah kolaboarsi antara usaha, berdoa dan diakhiri dengan bertawakal daa ada sebagian kelompok yang mengatkan hidup adalah beribadah untuk mengapai kehidupan bahagia kelak di akhirat nanti.
Dari paparan atau opini di atas, saya kira itu sah-sah saja. Dalam artian tidak perlu ada yang diperdebatkan. Setiap orang boleh berpendapat, tapi jangan sampai itu bertentangan dengagan syari’at. Selama kita masih berpegang teguh dan menjadikan hukum islam/syariat sebagai rujukan/pegangan hidup itu tidak masalah. Yang menjadi kehawatiran kita adalah memaksakan pendapat sendiri dan tidak mau menrima kebenaran.
Disini saya tidak akan memaparkan pendapat kedua dan ketiga atau seterusnya. Tapi disini saya akan mencoba mengomentari “hidup adalah permasalahan”. Sebagai mana yung dikatakan oleh salah seorang guru faraid (waris) di jombang waktu aliah dulu. pas bertepatan ada seorang teman yang sedang membuat-membuat alasan atas kebohongnnya. Lantas seorang teman lainya yang kebetulan lagi duduk disebelahnya menegurnaya, kenapa kamu harus berbohong, padahal kebohongan itu sendiri tidak akan menyeleseikan permasalahan, bahkan dengan kebohongan itu malah akan membuat diri kita tersiksa, karena kebohongan itu akan di tutup dengan kebohongan yang lain demi untuk menutupi kebohongan yang pertama. Sampai ia tidak sadar bahawa dia sedang hidup dalam kebohongan.
Islam pun melarang seorang utnuk berbuat bohong, karena disamping akan merugikan orang lain juga akan merugikan diri sendiri, kenapa kita harus berbohong kalo berbohong itu sendiri akan membuat permasalahan baru, seperti yang kita ketahui tadi hidup adalah permaslahan. Hidup untuk menyeleseikan permasalahan itu rasanya sudah sangat sulit, bahkan ada yang sampai mengeluh, kenapa pula kita harus menambahnya dengan masalahan baru.
Mungkin kita tidak akan sempat memikirakan hal yang lain, membangun sebuah keluarga yang harmonis, bersukaria dan menikmati hidup.
Saran yang perlu kita tanamkan dalam diri kita adalah, yang pertama jangan pernah mengunakan kebohongan sebagai jalan untuk menyeleseikan sebuah permasalahan, dan yang kedua jangan pernah mengeluh atau menyalahkan orang lain apa lagi menyalahkan allah saw. Karena seperti yang telah kita ketahui hidup itu sejatinya adalah permasalahan dan kita ditunutut unutk bisa mensosialisasikan masalah tersebut.
Jangan pernah berpikir atas semua cobaan yang allah berikan kepada kita itu akan menyulikan keadaan kita, justu dengan bnayaknya cobaan/permasalahan kita akan semakin dewasa dan lebih mengerti apa artinya hidup. Perlu kita ketahuai alalh memberikan ujian dan cobaan itu sesuai denagn kadar kemampuannya. Semoga kita bisa menjalani hidup dengan sebaik-baiknya dan penuh kesunguhan, jangan biarkan permasalahan itu menyelimuti diri kita dan menjerumuskan kita kejurang ketidak berdayaan. Amiin.

No comments:
Post a Comment