Friday, August 7, 2009

Sebuah rancangan_01

By : Didi suardi

Sekarang aku masih disini menatap awan hitam di malam hari sambil ku merenung bagaimana masa depanku nanti, kadang aku berpikir “apakah aku bisa menjadi orang yang sukses dan bisa membahagiakan kedua orangtua”. aku takut, aku akan mengecewakannya dan tidak mampu mengdapatkan apa yang mereka harapkan.

Aku adalah termasuk orang yang cukup beruntung bisa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dengan itu pula biaya yang aku perlukan pun cukup besar, sedangkan bagaimana dengan ketiga adiku, yang kini masih duduk di bangku SMP dan dua di bangku SMA.


Harapan mereka terlalu besar sehinga mereka yakin saat ku pulang nanti ke kampung halaman, aku akan membawa keberhasilan dan kesuksesan. Ini adalah tahun ketiga diamana aku jauh dari mereka, selama itu aku tidak pernah berjumpa, walau hanya sesaat. Selama itu pula aku sangat merindukan mereka, andai waktu bisa diputar mungkin saat itu pula ku akan memohon waktu dimana saat berjumpa dengan mereka. Aku sudah sangat rindu dan ingin sekali menumpahkan rasa kerinduan yang selama ini terpendam. Aku juga ingin melihat bagaimana keadaan adik-adikku, yang mungkin sekarang ini sudah bertambah besar.


Mudah-mudahan dalam kesempatan satu setengah tahun kedepan, allah memberikan kemudahan dalam menyeleseikan tugas-tugas ini. Walau kedua orang tuaku tidak mampu membiayai kepulangan saat ini, tapi aku sangat bersukur sekali allah masih memberikan kesempatan untuk bisa berkarya dan berpikir tuk dimasa yang akan datang.


Andai semuanya sudah sudah selesei, dan andai aku masih boleh merancangkan masa depan, aku inginsekali melanjutkan study masterku di malaysia. Jika tidak, aku akan melanjutkannya di negri sendiri, pilihanku adalah di uin jakarta, tapi jikalau allah belum memberi kesempatan, aku akan tetap berusaha, mungkin dengan bekerja sambil kuliyah. Mungkin dari situ saya bisa lebih mandiri dan meringankan beban kedua orangtua. saya akan selalu berdoa untuk ibu/bapak agar allah selalu meberikan rizki yang halal dan baik.


Semoga allah membalas kebaikan atas jerih kedua orangtuaku selama ini bekerja keras dan bating tulang untuk membiayai dan menyekolahkan anak-anaknya. Ema/bapak saya berjanji, akan selalu berusaha menjadi yang terbaik agar kelak suatu hari nanti kami bisa menjadi seorang yang kau cita-citakan, bukan hanya sukses di dunia dan tapi juga harus sukses diakhirat. Amiin ya robbal ‘alamiin.


Cairo, 03 pebruari 2009. 23.07


Haid, nifas, istihadhoh

By : Didi suardi

Darah yang keluar dari rahim perempuan itu ada tiga :
1. Darah haid
2. Darah nifas
3. Darah istihadhoh

Adapun Darah haid adalah darah yang keluar dari disi kesehatan, darah istihadhoh adalah darah yang keluar dari sisi ketidak sehatan (sakit). Dan sedangkan darah nifas adalah darah yang keluar di saat melahirkan atau setelahnya.


Haid

Haid menutut bahasa : Aliran, dan menurut istilah : darah yang murni (natural), yang berkarakteristik, berwatak, dan keluar dari dalam rahim perempuan, setelah mencapai usia balig, pada sisi kesehatan, dan terjadi pada waktu tertentu.

Warna darah haid :
1. hitam
2. Merah
3. Kuning
4. Keruh

Masa haid
• Imam malik : tidak ada batasan untuk sedikitnya masa haid
• Imam abu hanifah : paling sedikitnya masa haid itu 3 hari, dan masa paling banyak yaitu 10 hari
• Imam syafi’i dan ahmad : paling sedikitnya masa haid : sehari semalam, dan paling banyaknya : 15 hari.

Masa suci
Para ulama bersepakat bahwa tidak ada batasan untuk banyaknya masa suci diantara dua masa haid. Akan tetapi mereka berselisih pendapat tentang batasan paling sedikitnya masa haid :
• Imam hanafi dan imam safi’i : paling sedikitnya masa suci diantara dua masa haid yaitu 15 hari
• Imam malik : 10 hari
• Imam ahmad : paling sedikitnya masa suci adalah 13 hari.


Nifas

Nifas adalah darah yang keluar besamaan saat melahirkan atau pun setelahnya, dan jika darah yang keluar sebelum saat melahirkan itu bukan darah nifas, melainkan darah rusak (fasad)

Masa nifas
Tidak ada batasan untuk paling sedikiknya masa nifas, masa yang umum (gholib) : 40 hari, dan untuk masa paling banyaknya : 60 hari. Jika lebih dari itu, maka itu dimanakan darah istihadhoh.
Para ahlil ilmi sepakat bahwa perempuan yang sedang mengalami masa nifas itu terhalang sholatnya selama 40 hari.

Masa hamil
Paling sekikitnya masa hamil : 6 bulan, dan masa menyusui : 2 tahun. Jadi keseluruhan antara masa hamil dan masa menyusui adalah 30 bulan.


Istihadhoh

Istihadhoh adalah darah yang memancar secara terus menerus dari kemaluan (farji) perempuan karena adanya ilat sakit, dan ini terjadi diluar hair-harinya haid dan nifas.

Hukum-hukum istihadhoh
1. Tidak wajib baginya untuk mandi kecuali satu kali di saat terpurusnya haid, dan Tidak diwajibkan pula berhudhu ketika akan melaksanakan sholat.
2. Berwudhu setelah masuknya waktu shalat
3. Perempuan istahadhoh, hukumnya suci, maka boleh bagi suaminya untuk mengumpulinya pada keadaan istihadhoh menurut mayoritas ulama .

Gerafik :

Masa haid & suci

Imam syafi’i
_________masa__haid__________i_________masa __suci__________________i_____masa__haid_____
min : 1 hari/mlm max : 15 hari min : 15 hari max : tidak ada batasan (tad)


imam maliki
_________masa__haid__________i_________masa __suci___________________i______masa__haid____
min : Tad max : Tad min : 10 hari max : Tad


imam hanafi
_________masa__haid__________i_________masa __suci___________________i______masa__haid____
min : 3 hari max : 13 hari min : 13 hari max : Tad


imam hambali
_________masa__haid__________i_________masa __suci___________________i______masa__haid____
min : 1 hari max : 15 hari min : 13 hari max : Tad


Definisi :

haid

Menurut bahasa : Aliran, sedangkan menurut isilahnya, ada beberapa pendapat :
1. Mailikiyah : haid adalah suatu darah yang keluar dengan sendirinya dari kubul perempuan pada tahun tertentu. Adapun warna haid (menurut malikiyah) ada 3 : merah, kuning, keruh.
2. Syafi’iyah : darah haid darah yang keluar dari perempuan yang normal, telah berusia 9 tahun atau lebih, dan tidak saat melihirkan. Adapun warna haid itu ada 5 : hitam, merah, merah tua, keruh, dan kuning.
3. Hanabilah : darah haid adalah darah yang natural (murni) yang keluar dari lapisan dalam rahim perempuan dalam keadaan sehat, terjadi pada waktu tertentu dan bukan sebab melahirkan. Adapun warah darah haid itu ada 3 : hitam, merah, dan keruh.

Masa haid
1. Hanafiyah : Bahwa paling sedikitnya masa haid yaitu 3 hari/malam dan paling banyaknya adalah 10 hari/malam, apabila kurang atau lebih dari itu, maka itu adalah darah istihadhoh.
2. Malikiyah : tidak ada batasan bagi sedikit/banyaknya masa haid.

Masa suci
1. Al-jajiri : Paling sedikitnya masa haid itu 15 hari
2. Hanafiyah : bahwa paling sedikitnya masa suci diantara masa masa haid yaitu 13 hari
3. Syafi’iyah : 15 hari


Istihadhoh

Istihadhoh adalah alitan darah yang megalir dari rahim (perempuan) selain waktu haid dan nifas.

Nifas

Adalah darah yang keluar ketika seorang perempuan melahirkan, sebelumnya ataupun setelahnya.
• Malikiyah : bahwa darah yang keluar bersamaan ketika saat melahirkan ataupun setelahnya.
• Hanabilah : jika darah yang keluar sebelum melahirkan (2/3 hari) ataupun (darah yang keluar) secara bersamaan ketika saat melahirkan itu pun dinamakan darah nifas.

Hal-hal yang diharamkan bagi perempuan yang sedang haid:
1. Shalat
2. Mengusap mushaf
3. Membaca alqur’an
4. Puasa
5. Tawaf
6. Berdiam di masjid atau melewatinya
7. Jima/bersetubuh

Rihlah ke konatir

By : Didi Suardi


Seperti biasa pagi itu kami bergkumpul di sekertariat TC. setelah semuanya kumpul, kami berangkat bersama-sama menuju ramsis. Ternyata mobil yang kami naiki itu bukanlah mobil sewaan peribadi melainkan mobil umum.


Yah! terpaksa, mungkin salah satu dari kita akan ada yang berdiri. ternayta betul perkiraan kami, Hampir semunya teman-teman kami berdiri, bergelantungan seperi mau berangkat ke kuliyah. kami sudah bisa menebaknya, akan terjadi seperti ini, panitia bilang, perjalanan seperti ini lebih mengaksikan dan menghemat biaya perjalanan.


Kami mulai berangkat dari sek. Tc kira-kira pukul 11.00, perjalanan menuju Ramsis kira menghabiskan waktu 45 meni. Setelah kami sampai di ramses, kemudian kami meneruskan perjalanan ke tahrir dengan menaiki bis umum.


Sesampai di tahrir, kami harus naik satu kali lagi menuju pelabuhan, sesampai disana ternyata perahu yang akan kami tumpangi sudah penuh sekali dan sebentar lagi kapal akan segera diberangkatkan. Untung saja kami tepat pada waktunya. jita tidak, kami harus menunggu sampai perahu tsb penuh baru bisa akan diberangkatkan.


Sesampai kami dikapal, disana kami merasa asing, orang-orang mesir memandangi kami seoalah segerombolan tusis asing yang ingin berlibur ke sebuah tempat. Bahkan ada sekelompok gadis mesir yang sibuk denagn permainan, seolah pencari perhatian kami. Diatas kapal kami melihat aliran sungai nil dan rumah-rumah di sepanjang sudangi nil. sesekali kami melihat pesawahan.


Dalam kapal, kami menyaksikan gadis-gadis mesir dan para pemudanya asik berjoged di atas kapal dengan diiringi lag. kami tidak tahan denagn suaranya itu, kami segera turun kebawah dan duduk sambil menyaksikan panorama sungai nil disepanjang jalan.


Setelah memekan waktu kurang lebih satu jam, akhirnya kami sampai juga di tempat tujuan, yaitu konatir. Konatir adalah sebuah taman besar, yang terdiri banyak taman-taman. setiap kali kita masuk ke taman itu, kita diharuskan membayar karcis, ada banyak taman disana, kita tinggal memilih taman mana yang ingin kita masuki.


Didalam taman kami membuka bekal yang telah disediakan oleh panitia. disana kami makan besama. Terkecuali bagi perempuan. Walau menu makanan kami cukup sederhana, tapi rasa yang kami rasakan saat itu begitu nikmat sekali dan disana kami bisa melihat persaudaraan yang sanagt rukun.


Setelah makan kami selsei, kami mulai bermain sepeda memutari taman-taman yang ada disana, setelah kami merasa cuku puas. Kemudian kami berkumpul dan segera megemasi barang-barang untuk persiapan pulang.


Sampailah kami di tahrir, sebagian dari kami ada yang langsung pulang dan sebagian yang lain termasuk saya sendiri lebih memilih diam di tepi sungai nil terlebih dahulu sambil menyaksikan panorama sungai nil diamalam hari. Disebrang sungai nil ternyata ada taman kecil dibawah jembatan. Disana banyak sekali para remaja asik berpacaran sambil disaksikan bulan purnama.


Sempat saya berpikir, andai saya dan istri pergi bersama mungkin kebahagiaan ini tidak akan bisa terlukiskan oleh kata-kata. Saya berkeinginan, jika saya menikah nanti, ingin rasanya berbulan madu didepan sungai nil sambil merajut masa depan. Tapi hayalan itu segera dikejutkan oleh suara dering telpon.



Pada malam itu pula, adalah malam diamana dua puluh dua tahun yang lalu saya dilahirkan dan dalam hitungan jam umurku akan bertamah menjadi 22. Semoga dengan bertambahnya umur ini, perjanlanan kedepan akan jauh lebih baik lagi, amiin ya robal alamin.


Cairo, 14 april 2009. 00.49



Hidup adalah permasalahan

By : Didi suardi


Kata orang hidup adalah permasalahan, ada pula yang mengatakan hidup adalah cobaan/ujian, selain itu ada juga yang megatakan hidup adalah kolaboarsi antara usaha, berdoa dan diakhiri dengan bertawakal daa ada sebagian kelompok yang mengatkan hidup adalah beribadah untuk mengapai kehidupan bahagia kelak di akhirat nanti.


Dari paparan atau opini di atas, saya kira itu sah-sah saja. Dalam artian tidak perlu ada yang diperdebatkan. Setiap orang boleh berpendapat, tapi jangan sampai itu bertentangan dengagan syari’at. Selama kita masih berpegang teguh dan menjadikan hukum islam/syariat sebagai rujukan/pegangan hidup itu tidak masalah. Yang menjadi kehawatiran kita adalah memaksakan pendapat sendiri dan tidak mau menrima kebenaran.


Disini saya tidak akan memaparkan pendapat kedua dan ketiga atau seterusnya. Tapi disini saya akan mencoba mengomentari “hidup adalah permasalahan”. Sebagai mana yung dikatakan oleh salah seorang guru faraid (waris) di jombang waktu aliah dulu. pas bertepatan ada seorang teman yang sedang membuat-membuat alasan atas kebohongnnya. Lantas seorang teman lainya yang kebetulan lagi duduk disebelahnya menegurnaya, kenapa kamu harus berbohong, padahal kebohongan itu sendiri tidak akan menyeleseikan permasalahan, bahkan dengan kebohongan itu malah akan membuat diri kita tersiksa, karena kebohongan itu akan di tutup dengan kebohongan yang lain demi untuk menutupi kebohongan yang pertama. Sampai ia tidak sadar bahawa dia sedang hidup dalam kebohongan.


Islam pun melarang seorang utnuk berbuat bohong, karena disamping akan merugikan orang lain juga akan merugikan diri sendiri, kenapa kita harus berbohong kalo berbohong itu sendiri akan membuat permasalahan baru, seperti yang kita ketahui tadi hidup adalah permaslahan. Hidup untuk menyeleseikan permasalahan itu rasanya sudah sangat sulit, bahkan ada yang sampai mengeluh, kenapa pula kita harus menambahnya dengan masalahan baru.


Mungkin kita tidak akan sempat memikirakan hal yang lain, membangun sebuah keluarga yang harmonis, bersukaria dan menikmati hidup.


Saran yang perlu kita tanamkan dalam diri kita adalah, yang pertama jangan pernah mengunakan kebohongan sebagai jalan untuk menyeleseikan sebuah permasalahan, dan yang kedua jangan pernah mengeluh atau menyalahkan orang lain apa lagi menyalahkan allah saw. Karena seperti yang telah kita ketahui hidup itu sejatinya adalah permasalahan dan kita ditunutut unutk bisa mensosialisasikan masalah tersebut.


Jangan pernah berpikir atas semua cobaan yang allah berikan kepada kita itu akan menyulikan keadaan kita, justu dengan bnayaknya cobaan/permasalahan kita akan semakin dewasa dan lebih mengerti apa artinya hidup. Perlu kita ketahuai alalh memberikan ujian dan cobaan itu sesuai denagn kadar kemampuannya. Semoga kita bisa menjalani hidup dengan sebaik-baiknya dan penuh kesunguhan, jangan biarkan permasalahan itu menyelimuti diri kita dan menjerumuskan kita kejurang ketidak berdayaan. Amiin.


Cairo, 26 maret 2009. 13.37


Menahan amarah & sabar

By : Didi suardi


Alhamdulillah, seperti biasa kenapa saya kadang memulai satu ceritra atau akan menceritakan apa yang berhubunagn dengan hari ini selalu di awali dengan ucapan hamdalah, padahal memulai ceritanya saja belum. bagaimana bisa berkata untuk apa yang belum kita lakukan.


Jawabanya : karena allah bergitu sayang pada kita, sehingga dengan detik ini allah masih memberikan kesempatan untuk menulis walau hanya untuk menyampaikan beberapa kata. pada kesempatan kali ini pula, perkenangkan saya untuk mengucapkan sukur yang kedua kalinya, karena dengan inilah yang hanya dapat saya lakukan untuk membalas semua kasih sayangnya yang telah diberikan kepada kita semua sebagai hambanya, mudah-mudahan kita tegolong hambanya yang kelak di hari akhir mendapatkan rahmatnya dan syafaatnya. Amiin.


Yang kedua, sebagai rasa sukur atas anugrahnya, sekaligus kita sebagai hamabanya tak luput atas nikmat yang ia berkan, bukan saja dalam keadaan senang, tapi dalam kesempitan dan kegaduhan yang menyelimuti jiwa kita pun perlu kita sukuri. Karena Kadang kita tidak mengerti bahwa dibalik kesedihan dan kesusahan itu menyimpan hikmah yang sangat besar, tapi kadang kita lebih banyak melupakannya.


Sudah sekian minggu, rasanya tidak pernah lagi mengetikan jari diatas keyboard, yang alhamdulillah sebalumnya hampir setiap hari menyisihkan waktu untuk mengetik walau hanya sekedar curhat dan sebagainya.


Hari ini, kira-kira satu jam setengah yang lalu. Ada cerita yang mearik, dari sini saya mulai sadar arti persahabatan yang sesungguhnya dan bagaimana al-qur’an mengajarkan kita bersikap sabar dan ikhlas saat menghadapi peroplema, dari situ lah sasa sabar dan ikhlas berperan penting.


saya tidak ada maksud untuk membicarakan seseorang apa lagi menggunjingnya atau bahkan memujinya dan apa pun namanya, sama sekali tidak, tapi disini saya hanya ingin mengambil sederet kisah yang bisa kita petik dan dijadiakn pelajaran.


Singkat cerita ada teman yang ingin bersodakoh ingin membeli sesuatu untuk dimakan bersama. Dia menyuruh saya untuk berbicara dengan orang yang mendapat tugas hari ini. Dengan segara selepas kami shalat ashar, saya langsung menyerahkan uangnya agar ia segara membeli barangnya, tapi dia hanya diam saja seakan ia menolah pemberian uang tadi. Tidak lama kemudian ketika saya sudah di kamar, dia langsung memeberikan uang itu denagn alasan nanti saja membelinya lebih baik hari ini kita memmasak sesuatu yang sudah ada.


Dengan serentak saya marah, nahh….! disini letak keslaahan saya, kenapa saya lagsung marah, padahal masih ada cara yang lebih baik untuk menegurnya, entah apa yang yang saya katakan tadi, sehingga mampu membuat orang diam tidak berdaya. Saya salut pada orang itu, ketika saya berbicara didepanya dengan nada kasar dan keras, tapi ia hanya diam dan merunduk, ada perasan bersalah ketika itu, tapi di sisi lain saya ingin seklai menumpahkan rasa kemarahan saya kepadanya. Karena sikap diamnya itu saya jadi merasa malu dengan diri saya sendiri.


Lalu setelah itu saya masuk kamar dan merenung apa yang telah saya perbuat, dengan kondisi yang marah samapi saya tidak mmapu melapazkan kata saat membaca la-qur’an, dan tidak lama kemudian dia datang dan langsung minta maaf. Setelah itu saya merasa sanagt lega, teriama kasih ya allah ya tuhanku.


Dari cerita atau kisah tadi dapat kita hambil beberapa pelajaran, sekaligus mengajarkan kita tetang arti menahan marah, bersikap sabar, ikhlas, dan rendah diri.


Sungguh sangat merugi bagi orang yang melupkan peristiwa-peristiwa seperti itu dan tidak mampu mengambil hikmahnya, mungin sampai kapanpun kita tidak akan mampu merubah sisi jelek kita menjadi sisi yang baik. oleh sebab itu kita hanrus mampu pintar mengambil suatu pelajaran.

Ilmu itu sangat luas tidak mungkin kita dapatkan di bangku pendidikan saja, kadang kita bisa menggalinya dengan banyak membaca, menghadiri ceramah, ataupun yang terjadi di sekeliling kira. Itupun bisa dijadiakn sebuah pelajaran. Semoga kira dijauhkan dari hal hal yang dapat melupakan hikmah dari sebuah peristiwa. Amiin.


Cairo, 20 Desember 2008. 16.48